Robben: Bayern Tidak Layak Bicara Tentang Trofi!

Bayern Munich tidak harus sesumbar buat mempertahankan trofi sebab hal tersebut cuma omong kosong. Inilah perspektif Arjen Robben. Pemain sayap gaek dari Belanda tersebut menilai Die Roten sedang ada di dalam problema besar. Bukan cuma tentang teknis, melainkan juga nonteknis. Belum lama ini, ujung tombak Sandro Wagner dengan penuh optimis menyatakan jika Bayern masih berpotensi … Continue reading “Robben: Bayern Tidak Layak Bicara Tentang Trofi!”

Robben: Bayern Tidak Layak Bicara Tentang Trofi!

Bayern Munich tidak harus sesumbar buat mempertahankan trofi sebab hal tersebut cuma omong kosong. Inilah perspektif Arjen Robben. Pemain sayap gaek dari Belanda tersebut menilai Die Roten sedang ada di dalam problema besar. Bukan cuma tentang teknis, melainkan juga nonteknis.

Belum lama ini, ujung tombak Sandro Wagner dengan penuh optimis menyatakan jika Bayern masih berpotensi besar memenangi Bundesliga meski sekarang terpaut 7 angka melalui sang pemuncak klasemen, Borussia Dortmund. Di dalam pendapatnya, Die Roten masih tim paling baik di Jerman. Tapi, Robben rupanya tidak setuju tentang hal itu.

“Kami tidak usah bicara tentang trofi sebab di saat ini, kami tak cukup bagus buat itu. Kami wajib realistis!” Tegas Robben di dalam program Sportschau Club di ARD sebagaimana dilansir melalui Sport1.

Di samping itu, Robben pun membuat keluhan kendala nonteknis tentang informasi yang terus bocor pada wartawan. Ia mengatakan muak sebab hal-hal yang tersebar bukan lagi tentang sepakbola itu sendiri.

“Saya berada di Bayern untuk kampanye musim kesepuluh serta rasanya saya tidak mendapatkan hal itu sebelumnya. Tiap hari, terus saja tersedia hal baru yang terdengar di media. Ini bukan lagi tentang sepakbola, melainkan hal-hal enteng,” keluh bintang yang meretas karier bareng FC Groningen serta mulai melesat bareng PSV Eindhoven itu.

Adapun mengenai manajer, Robben menilai Niko Kovac bukanlah problema di Bayern. menurut dirinya, sang juru tak-tik nampak amat ambisius serta bekerja amat keras. Tapi, tutur ia, tuntutan pada timnya sesungguhnya lain hingga semuanya nampak setingkat lebih berat buat Kovac.

Leave a Reply

Your email address will not be published.